9 months ago

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Sejarah Pertamina
Pada tahun 1957, Belanda aset dalam minyak bumi dinasionalisasikan, dari mana Permina didirikan sebagai monopoli minyak milik negara, yang dipimpin oleh Letnan Jenderal Ibnu Sutowo. Ibnu Sutowo posisi sebagai wakil kedua Abdul Haris Nasution adalah awal dari Angkatan Darat keterlibatan dalam industri minyak. Pertamina didistribusikan minyak untuk seluruh Nusantara. Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Permina magang Technical School (Sekolah Kader Teknik) didirikan Brandan untuk melatih dan menghasilkan ahli di lapangan. Untuk memenuhi tujuan ini Permina didirikan Akademi minyak di Bandung pada tahun 1962. Minyak Academy kurikulum yang berkaitan dengan aspek-aspek teknis industri minyak, dan lulusan berubah menjadi kekuatan utama dalam Pertamin (yang kemudian berubah ke Pertamina).

Pertamina Ramah Lingkungan Pada tahun 1960, Kongres memberlakukan kebijakan yang pertambangan Indonesia gas minyak dan tanah hanya diperbolehkan untuk negara, sebuah perusahaan yang dikelola negara. PERTAMIN, didirikan pada tahun 1961, bertanggung jawab untuk administrasi, manajemen dan pengendalian eksplorasi dan produksi. Kebijakan adalah hidup pendek. Kesepakatan antara negara dan perusahaan asing tersebut diperkuat secara bertahap, minyak kilang manufaktur dan aset lainnya dalam pemasaran dan distribusi yang akan dijual ke Indonesia dalam waktu lima sampai lima belas tahun.

Permina magang Technical School (Sekolah Kader Teknik) didirikan Brandan untuk melatih dan menghasilkan ahli di lapangan. Untuk memenuhi tujuan ini Permina didirikan Akademi minyak di Bandung pada tahun 1962. Minyak Academy kurikulum yang berkaitan dengan aspek-aspek teknis industri minyak, dan lulusan berubah menjadi kekuatan utama dalam Pertamin (yang kemudian berubah ke Pertamina).

Pada tahun 1960, Kongres memberlakukan kebijakan yang pertambangan Indonesia gas minyak dan tanah hanya diperbolehkan untuk negara, sebuah perusahaan yang dikelola negara. PERTAMIN, didirikan pada tahun 1961, bertanggung jawab untuk administrasi, manajemen dan pengendalian eksplorasi dan produksi. Kebijakan adalah hidup pendek. Kesepakatan antara negara dan perusahaan asing tersebut diperkuat secara bertahap, minyak kilang manufaktur dan aset lainnya dalam pemasaran dan distribusi yang akan dijual ke Indonesia dalam waktu lima sampai lima belas tahun.

← Hello World